Rabu, 20 Juli 2011

Ambarawa Gondol The Best Racing Look

Seperti yang dikabarkan sebelumnya bahwa gaya Racing Look di ajang Djarum Black Motodify (DBM) 2010 masih mendominasi. Dari 931 peserta yang terdaftar setidaknya 70 persen menganut gaya Racing Look. So pasti juri pun kewalahan menilai motor mana yang layak menjadi pemenang karena semuanya kental dengan gaya balap. Mungkin para modifikator Bali kecewa dengan hasil ini pasalnya pemenang The Best Racing Look jatuh kepada Ferdy Ciken dengan motor Yamaha Mio yang berasal dari Ambarawa, Jawa Tengah.

Perasaan senang pun menyelimuti Ferdy Ciken yang terdaftar sebagai anggota club IM3 Manohara Gila Balap. "Senang banget soalnya peserta Racing Look disini paling banyak dan motor ini baru banget jadi," tuturnya. Dalam penggarapannya Ferdy mempercayakan sepenuhnya Yamaha Mio Soul lansiran 2007 miliknya kepada bengkel N'Dutz Racing Concept yang bermarkas di Jl. Bougenvile I, Ambarawa, Jateng.

Bicara mengenai konsep yang diusung Ferdy menunjuk Arif Dutz selaku builder andalannya untuk menjelaskan. "Konsepnya Mio Racing Look Thailand," jawab Dutz singkat. Sudah menjadi rahasia umum bahwa Thailand merupakan kiblatnya gaya motor racing di Asia oleh karenanya tidak salah jika sang modifikator menganut aliran tersebut. Sebagian besar aksesoris yang menempel di tubuh Mio merupakan produk asli Thailand. Beberapa merek ternama menjadi andalan motor ini seperti Kawahara, YSS, Ride It, NUI Thailand dan Trusty.

Namanya motor drag tidak banyak bodi tersisa, tinggal buritan yang masih asli itu pun terkena sedikit sentuhan modifikasi. Sedangkan bagian kedok depan memakai milik Yamaha Xeon yang telah dikastem. Untuk urusan warna dan grafis Arif menyerahkan kepada Wan Airbrush yang berlokasi di Jl. Jalak Raya, Ungaran, Jateng. Wan Airbrush menggunakan cat Sikkens dalam penggarapannya. Sedangkan urusan krom Arif mengoper ke bengkel krom Cemerlank Semarang. Tidak banyak yang dibalut cairan krom, yang terlihat seperti pada blok silinder, setang dan bagian kecil lainnya.

Agar terlihat ciamik Arif memasang takometer dan volt meter milik Koso. Pada bagian kaki-kaki arif memasang velg Alfaline Rainbow yang dibalut ban Swallow Drag ukuran 50/90 di depan dan 60/80 di belakang. Untuk melengkapi gaya balap yang diusung Arif juga memodifikasi hingga ke jeroan mesin. "Piston oversize 200 dan Klep punya (Honda) Tiger, stroke naik 2 mili." bebernya. Beberapa piranti lain yang dapat mendongkrak tenaga Mio seperti pengapian R-9, Karburator Koso 34mm, Intake Manifolt AHRS dan knalpot Kawahara. Tidak salah jika motor ini keluar sebagai pemenang, tampilannya dragster sejati cuy!

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar